Berita - Kegiatan Sukma

Yayasan Sukma Bangsa Jalin Kerja Sama Pendidikan dengan Finland University

sukmaYAYASAN Sukma Bangsa sebagai sekolah bantuan untuk anak-anak korban Tsunami Aceh di bawah naungan Media Group menandatangani nota kesepakatan di bidang pendidikan dengan Finland University.

Kerja sama tersebut meliputi program Master Pendidikan bagi 30 guru Sekolah Sukma Bangsa di Aceh. Program Master bidang Pendidikan akan berlangsung pada Oktober 2015 dan berakhir pada Desember 2017.

Program kerja sama ini memakan biaya kurang lebih 1,1 juta Euro yang seluruhnya akan ditanggung oleh CEO Media Group, Surya Paloh.

Menurut Ketua Yayasan Sukma Bangsa Lestari Moerdijat selama dua tahun kerja sama ke-30 guru akan diajar profesor bidang Pendidikan dari Tempere University.

"Selama itu juga akan ada beberapa tailor-made scheme yang memungkinkan para guru Sukma Bangsa merasakan atmosfer perkuliahan di Helsinki dan mengunjungi beberapa sekolah di sana untuk memperluas pemahaman guru tentang proses pendidikan yang baik dan berkualitas," kata Lestari, di Selasar Grand Studio Metro TV, Jakarta Barat, Jumat (3/10).

Selama pendidikan, guru-guru Sukma Bangsa akan mendapatkan beberapa pengajaran seperti pedagogical skill, bahasa, metodologi riset dan learning experience di luar kegiatan perkuliahan. Setelah menempuh pendidikan Master selesai, para guru Sukma Bangsa juga akan langsung diwisuda di Tempere University.

Di kampung tapi bukan kampungan
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan sangat mengapresiasi adanya Sekolah Sukma Bangsa yang diperuntukan bagi anak-anak korban tsunami Aceh 10 tahun lalu. Dikatakan, proses pengajaran di Sukma Bangsa tak kalah hebat dengan sekolah-sekolah yang ada di kota.

"Berkunjung ke sana adalah pengalaman paling menyentuh. Pengalaman mengunjungi proses pendidikan di kampung tapi dengan standar yang enggak kampungan," kata Anies.

Menurutnya, Sekolah Sukma Bangsa sudah melakukan kontribusi luar biasa dalam bidang pendidikan. Terutama bagi anak-anak korban tsunami Aceh. Baginya, aset berharga dari Aceh bukanlah hasil hutan maupun produksi minyak atau air tanahnya, tapi masyarakat yang ada di dalamnya.

Untuk membentuk dan menghasilkan orang-orang luar biasa, kata dia, diperlukan pengajar-pengajar yang juga luar biasa. Karenanya, ia sangat mengapresiasi dengan kerjasama yang dilakukan Sekolah Sukma Bangsa dan Finland University.

"Guru adalah kunci untuk membentuk manusia-manusia hebat seperti yang ada di sini. Kami berharap, Sukma Bangsa suatu hari kita punya generasi baru melalui guru yang kompeten untuk membuat murid menyukai belajar dan pembelajaran untuk membentuk orang-orang besar," katanya. (Q-1)


Komentar tidak detumakan untuk artikel ini..!

Site Sekolah

Rekening Donation

Bank Mandiri Cabang Plaza Mandiri No.Rekening: 070-00-1555555-5 (Rupiah) Jl.Gatot Subroto Kav.36-38, Jakarta Selatan 12150

Bank Central Asia (BCA) Cabang Kedoya Baru No.Rekening: 309-301-7974 (Rupiah)

Flash Info Terkini

Youtube Movie

Partner : borneo news kick andy kick andy kick andy kick andy