Berita - Kegiatan Sukma

Kamis, 02 Maret 2006 05:09:43 Wib

Kinanti sudah Bisa Ngebut dengan Mobil - Mobilannya

sukmaSIANG yang mendung. Jam sudah menunjukkan pukul 11.00. Tetapi gerimis yang mengguyur Jakarta sejak subuh, membuat suasana tetap kelabu dan dingin. Tak sehangat biasanya di Jakarta. Tetapi, tak demikian suasana pada salah satu ruang perawatan anak di lantai tiga, RS Jantung Harapan Kita. Dalam ruangan itu tersirat kehangatan. Kehangatan yang ditampilkan oleh seorang gadis kecil berkepang dua, yang berteriak-teriak gembira sambil mengayuh mobil-mobilannya. Gadis kecil itu adalah Kinanti Rospita Sari. Usianya lima tahun tiga bulan. Tetapi, bermain mobil-mobilan sekencang itu, baru kali ini dilakukannya. Tak mengherankan, dia kelihatan begitu gembira dengan kebebasannya.

Kinanti memang sebelumnya sangat terbatas gerakan-gerakannya. Keterbatasannya itu disebabkan kelainan jantung yang dialami sejak lahir, yang membuatnya--jangankan mengayuh mobil--berjalan lima sampai 10 meter saja dia sudah ngos-ngosan. Kelainan jantung yang dialaminya disebut Patent Ductus Arteriosus (PDA), atau kelainan pembuluh darah yang menghubungkan antara aorta dan arteri pulmonulis (pembuluh darah paru).


Kelainan itu bisa disembuhkan dengan operasi PDA, atau yang disebut secara awam, operasi penyempitan pembuluh darah. Operasi itu berbiaya mahal. Karena itu, kedua orang tua Kinanti, yang berasal dari Aceh, pesimistis bisa menjalaninya. Sebab sang ayah, Marzuki, hanya bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) pada Kesehatan Masyarakat di Patek, Calang, Aceh Jaya. Tak mungkin membiayai Kinanti menjalani operasi itu.


Tetapi, pucuk dicinta ulam tiba, pada Desember 2005, Marzuki dan istrinya, Rosmiati, bertemu dengan dr Heni, salah satu sukarelawan International Medical Corps (IMC). Heni menjanjikan akan mencari donatur atas penyakit yang diderita Kinanti.


Hanya satu bulan, pada awal Januari 2006, dr Heni sudah mendapatkan donatur yakni dari Yayasan Sukma. Dan operasi yang menelan biaya jutaan rupiah itu pun dapat dijalani Kinanti.


Pada Senin (27/2), Kinanti yang bercita-cita menjadi dokter jantung itu menjalani operasi yang akan mengubah seluruh jalan hidupnya. Tak perlu menunggu lama, satu hari pascaoperasi, wajah Kinanti tak pucat lagi. Nafsu makannya pun bertambah, setelah selama bertahun-tahun, setiap kali makan, selalu dimuntahkan kembali.

Karena itu, kedua orang tua Kinanti tak putus mengucap syukur. Saya tidak bisa membalas kebaikan yang diberikan, hanya Tuhanlah yang dapat membalas, ucap Marzuki.


Komentar tidak detumakan untuk artikel ini..!

Site Sekolah

Rekening Donation

Bank Mandiri Cabang Plaza Mandiri No.Rekening: 070-00-1555555-5 (Rupiah) Jl.Gatot Subroto Kav.36-38, Jakarta Selatan 12150

Bank Central Asia (BCA) Cabang Kedoya Baru No.Rekening: 309-301-7974 (Rupiah)

Flash Info Terkini

Youtube Movie

Partner : borneo news kick andy kick andy kick andy kick andy