Berita - Penerimaan Sumbangan

Rabu, 11 Mei 2005 11:05:39 Wib

Yayasan Vihara Kiu Lie Tong Menyerahkan

sukmaJAKARTA (Media): Saat ini, Media Group yang menyalurkan bantuan masyarakat lewat program Indonesia Menangis telah mulai membangun tiga dari lima sekolah terpadu di Provinsi Nangroe Aceh Darussalam. Pembangunan sekolah tersebut ditujukan untuk memulihkan kegiatan belajar-mengajar di wilayah yang hancur pascabencana gempa dan gelombang tsunami. Rencananya, sekolah tersebut akan selesai dibangun dan segera siap difungsikan bertepatan dengan peringatan satu tahun bencana gempa dan gelombang tsunami, 26 Desember 2005 mendatang.
Pemimpin Media Group Surya Paloh mengatakan hal itu, di Jakarta, kemarin, saat menerima perwakilan Yayasan Vihara Kiu Lie Tong, yang menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk Aceh sebesar Rp1 miliar. \\\'\\\'Besarnya bantuan kemanusiaan yang dikelola Media Group yang dialokasikan untuk pendidikan ditujukan agar anak-anak di sana mendapatkan kesempatan yang lebih baik untuk belajar. Ini semata agar kita tidak semakin tertinggal dari negara lain,\\\'\\\' ujar Surya. Ia menambahkan, saat ini, bangsa Indonesia masih jauh tertinggal di hampir semua sektor kehidupan dibandingkan negara-negara lain. Untuk mengejar ketertinggalan itu, ujar Surya, perlu diupayakan adanya penyediaan akses pendidikan yang lebih baik kepada masyarakat yang miskin dan terkena dampak bencana. \\\'\\\'Pascabencana, hampir 35% dari kalangan terdidik di Aceh yang menjadi korban. Kalau tidak ditangani dengan baik, kondisi pendidikan di Aceh akan semakin memburuk di masa-masa mendatang,\\\'\\\' kata Surya. Media Group yang menampung sumbangan masyarakat untuk korban bencana gempa dan tsunami di Aceh dan Nias, menyalurkan sebagian bantuan tersebut dengan membagun lima unit sekolah terpadu, yang terdiri dari jenjang pendidikan setingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah mengah atas (SMA). \\\'\\\'Tiga dari lima sekolah yang akan dibangun itu telah memulai tahap peletakan batu pertama. Direncanakan, tiga sekolah akan selesai sebelum 26 Desember 2005,\\\'\\\' ujar Surya. Sekolah terpadu yang akan dibangun itu memiliki luas sekitar 15 ribu meter persegi. Sekolah yang akan dibangun itu terdiri dari bangunan sekolah inti lengkap dengan fasilitasnya berupa lapangan olahraga, ruang perpustakaan, ruang guru, dan lain sebagainya. Sistem pendidikan yang diterapkan pun akan berbeda dengan sekolah umum. \\\'\\\'Sekolah ini bukan milik Media Group, melainkan milik masyarakat. Karena itu, saya mengaajak seluruh masyarakat untuk menjadi pengawas dari pembangunan dan kelanjutan sekolah itu nantinya,\\\'\\\' ujar Surya. Sementara itu, Ketua Yayasan Vihara Kiu Lie Tong, Arifin Widjaja, mengatakan bantuan tersebut dikumpulkan dari semua anggota kelenteng yang memiliki kepedulian terhadap mereka yang menjadi korban bencana tersebut. \'\'Bantuan ini kami tujukan untuk meringankan beban korban bencana gempa dan tsunami di Aceh, terutama agar proses pendidikan di sana dapat berjalan dengan baik,\'\' ujar Arifin, yang datang bersama enam perwakilan kelenteng lainnya. Sumbangan tersebut disalurkan melalui Media Group karena ia dan pengurus yayasan lainnya menilai selama ini bantuan yang disalurkan Media Group tepat sasaran dan terkelola dengan baik. \'\'Keinginan kami agar bantuan ini disalurkan melalui upaya pembangunan pendidikan di sana. Karena itu, apa yang hendak dilakukan Media Group di Aceh sama dengan yang kami inginkan,\'\' kata Arifin. (Tmi/H-3)


Komentar tidak detumakan untuk artikel ini..!

Site Sekolah

Rekening Donation

Bank Mandiri Cabang Plaza Mandiri No.Rekening: 070-00-1555555-5 (Rupiah) Jl.Gatot Subroto Kav.36-38, Jakarta Selatan 12150

Bank Central Asia (BCA) Cabang Kedoya Baru No.Rekening: 309-301-7974 (Rupiah)

Flash Info Terkini

Youtube Movie

Partner : borneo news kick andy kick andy kick andy kick andy